Title
Pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2013 dibuka oleh Wakil Presiden RI Cetak Email
Ditulis oleh Malini Art Studio   
Sabtu, 08 Maret 2014 20:34
Pameran perdaganganTrade Expo Indonesia (TEI) ke-28 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Boediono yang didampingi oleh Menteri Perdagangan Bapak Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian Bapak M. S. Hidayat, Kepala BKPM Bapak Mahendra Siregar, Para Pejabat Kemendag, Para Duta besar negara sahabat serta pelaku industri nasional. Wakil Presiden RI Boediono menyampaikan bahwa TEI merupakan media bagi kegiatan National Pride Campaign dalam membangun kebanggaan pada produk dalam negeri dan rasa cinta tanah air.Marilah kita tunjukkan kepada dunia internasional bahwa produk-produk Indonesia adalah produk-produk yang berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing tinggi, ujar Wakil Presiden dalam sambutannya saat membuka TEI ke-28 di JIExpo.Kehadiran para buyers dan delegasi dagang dari lebih 100 negara mitra dagang ini menunjukkan bahwa TEI sebagai pameran berskala internasional telah dikenal luas. Untuk itu, kita harus memanfaatkan kegiatan ini untuk menjalin hubungan dagang, serta tentunya mempengaruhi posisi Indonesia di pasar global yang berkembang sangat dinamis dan semakin kompetitif," tambah Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan usai acara pembukaan TEI.

TEI 2013, yang berlangsung pada 16-20 Oktober 2013, menampilkan produk-
Produk ekspor terbaik Indonesia dari 1.511 peserta pameran dan  dikunjungi oleh sekitar 8.343 orang buyers dari 105 negara. Dari jumlah peserta dan buyers yang cukup signifikan ini kami berharap target transaksi sebesar USD 2 miliar akan dapat tercapai. Untuk itulah TEI 2013 ini, mengangkat tema 'Trade with Remarkable Indonesia 'untuk memberikan perhatian khusus kepada para buyers asing untuk membangun dan meningkatkan hubungan dagang dengan Indonesia, ungkap Mendag. Para peserta pameran terdiri dari sektor kerajinan tangan sebesar 22%, Furnitur 20%, produk makanan dan minuman 9%, tekstil dan produk tekstil 8%, produk agro 7%, sektor jasa 6%, consumer goods 5%, komponen otomotif 4%, kulit dan produk kulit 4%,fisheries 3%, household/produk-produk elektronik 3%, alat-alat olahraga 2%, produk dekorasi rumah 2%, knockdown houses 2%, mainan 1%, industri strategis 1% dan bahan-bahan bangunan 1%, selama kegiatan TEI 2013, Pada kegiatan TEI 2013, ada enam anggota Aprisindo yang ikut pada pada kegiatan tersebut diantaranya PT. Teguh Murni Perdana, PT. Top Torch International, PT. Sepatumas Idaman, Aerrostar Indonesia, CV. Fortuna Shoes dan PT. Citra Baru Busana. Pada kesempatan tersebut, Sekjen Aprisindo Bapak Binsar Marpaung, SH,MH turut juga dalam membukaan TEI 2013.

Pada pembukaan TEI  tersebut, dilaksanakan penyerahan penghargaan Primaniyarta kepada para eksportir berprestasi Indonesia, dan merupakan salah satu agenda penting pada acara pembukaan TEI 2013 oleh Wakil Presiden RI. Penghargaan Primaniyarta tahun ini diklasifikasikan dalam empat kategori, yaitu Kategori Eksportir Berkinerja, Kategori Eksportir Pembangun Merk Global, Kategori Eksportir Potensi Unggulan Ekspor, dan Kategori Eksportir Pelopor Pasar Baru.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah kepada para eksportir yang telah memasarkan produk-produk terbaik mereka kepada dunia internasional di berharapkan penghargaan ini dapat memotivasi para eksportir lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi jelas Mendag. Penghargaan kepada para eksportir tersebut secara tidak langsung memperlihatkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga mempunyai keunggulan sumber daya manusia yang potensial dan profesional. Untuk itu, tambah Menteri Perdagangan,Kementerian Perdagangan juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dalam mempromosikan potensi jasa tenaga kerja profesional asal Indonesia kepada dunia usaha internasional.

Lebih jauh, TEI 2013 sebagai pameran dagang yang berorientasi Business to Business juga merupakan media strategis untuk membangun citra Indonesia sebagai bangsa niaga yang tangguh dan kreatif yang mampu menyediakan jasa profesional, sekaligus menghasilkan produk ekspor unggulan yang berkelanjutan dengan senantiasa menjaga dan mengembangkan kearifan lokal. Mendag Gita juga mengatakan bahwa konsistensi penyelenggaraan TEI di tengah krisis ekonomi yang melanda sejumlah negara membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia tetap eksis di kancah perdagangan internasional yang semakin terbuka dan kompetitif. Selain itu, kedatangan para buyers dari berbagai negara menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara sumber rantai pasok (supply chain) yang diperhitungkan dalam kompetisi pasar global. Setelah acara dibuka, Wapres yang didampingi Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian , Kepala BKPM dan Wakil Menteri Perdagangan serta pejabat Kemendag lainnya melakukan kunjungan ke lokasi pameran. (R)
 

Stand PT. Sepatumas Idaman


Fortuna Shoes melayani calon pembeli Luar Negeri


Wapres & Menperin kunjungi stand League


Tokoh APINDO berfoto distand


Peserta Industri alas khaki dari Bali


Para pemenang Priyamitra Perusahaan Eksportir