Title
Untuk Mendorong Pertumbuhan Industri Alas Kaki, APRISINDO Perkuat Dewan Pengurus
Ditulis oleh Aprisindo   
Selasa, 17 September 2019 07:32
Makan malam dan rapat DPN APRISINDO dalam rangka penguatan kepengurusan dan menyikapi isu-isu terkini tentang industri dan perdagangan alas kaki yang diadakan pada tanggal 2 Agustus 2019 di restoran Bunga Rampai, Jakarta.
      Rapat dihadiri  Dewan Pembina APRISINDO Drs. Harijanto, Hendrik Sasmito, beserta Dewan Pengurus Nasional Budiarto Tjandra, Lany Sulaiman, Tati Ramlie, Budiono Sariputra, Jenny Rais dan perwakilan dari perusahaan anggota yaitu, Djatmiko Tedjo dari Mangul Jaya, Leni Setiadi  dari PT. Venamon, Hartono Wijaya dari PT. Volans, Onnes Kamil dan Irwan dari PT. Sabang Mandiri Abadi, Adam H dari PT. KMK Global Sports  dan Elizabeth Jumi Permatasari/Lisa dari PT. Maine  St Wootwear serta Direktur Eksektutif APRISINDO Firman Bakri dan redaksi pelaksana Jurnal APRISINDO .
         Pada kesempatan tersebut  Eddy Widjanarko menyampaikan, bahwa saat ini APRISINDO perlu memperkuat Dewan Pengurus hal ini dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan industri dan perdagangan alas kaki serta meningkatkan ekspor. Saat ini sebagai fokus yang harus dikembangkan adalah pada  pengembangan pasar dalam negeri, untuk itu perlu memperkuat  pengurus yang menangani urusan lokal. Untuk maksud tersebut maka ditunjuk  Edi Yansah dari Buccheri untuk menangani lokal atau industi kecil (IKM) dan Onnes Kamil dari Fladeo (PT. Sabang Mandiri Abadi) untuk pengembangan pasar dalam negeri, Sementara untuk memperkuat sepatu non sport maka Djatmiko Tedjo ditunjuk sebagai ketua.
            Pada kesempatan tersebut Drs. Harijanto menjelaskan  masalah yang dihadapi industri alas kaki adalah kenaikan UMP/UMK yang cukup tinggi , pemerintah daerah juga saling berlomba-lomba dalam menentukan besaran kenaikan, hal tentunya ada kepentingan politik. Lebih lanjut Harijanto juga mengusulkan untuk memperkuat dewan pengurus, yaitu agar  wakil sekjen ada 2 atau jika bisa wakil ketua umum juga bisa 2 hal ini supaya APRISINDO lebih kuat dan aktif  dalam upaya untuk mendorong pengembangan industri alas kaki. Pada kesempatan tersebut Harijanto meminta pada Hartono Wijaya agar menjadi Wakil sekjen APRISINDO.  
              Untuk selanjutnya pada dinner  rapat Pengurus APRISINDO telah disepakati agar diadakan pertemuan /rapat setiap  satu bulan sekali untuk membahas dan efaluasi program kerja dewan pengurus dan menurut rencana APRISINDO akan membentuk DPD atau perwakilan APRISINDO baru di Jawa Tengah yakni di Solo atau Semarang mengingat saat ini perusahaan sepatu di Jawa Tengah sudah ada 26 perusahaan, sehingga perlu dibentuk Dewan Pengurus Daerah (DPD), pada kesempatan tersebut Harijanto dan Eddy Widjanarko meminta Adam H untuk membantunya dan menjadi ketua.(R)