Title
Trade Expo Indonesia ke 34 Tahun 2019
Ditulis oleh Aprisindo   
Jumat, 01 November 2019 08:49
Untuk yang 34 kalinya kembali telah diselenggarakan Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 di ICE BSD, Pagedangan, Tangerang. Acara yang digelar pada tanggal 16-20 Oktober 2019 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, dalam sambutannya wapres menyampaikan bahwa pameran TEI merupakan etalase untuk menunjukkan kinerja perdagangan Indonesia.
         Jusuf Kalla Juga mengajak negara-negara tetangga untuk terlibat dalam kerja sama perdagangan."Untuk menunjukkan potensi dan juga kontinuitas kita, juga kemajuan yang kita capai dalam perdagangan kita," kata Jusuf Kalla. JK-sapaan Jusuf Kalla-menekankan bahwa pameran seperti TEI tidak hanya untuk menciptakan hubungan kerja sama perdagangan saja. Akan tetapi,  menciptakan hubungan antar individu untuk mewujudkan kemakmuran bersama. Pada pembukaan TEI 2019 ini, Wakil Presiden Indonesia itu memberikan penghargaan Primaniyarta Award 2019 kepada 26 peserta dan Primaduta Award 2019 kepada 30 penerima. Dia juga meluncurkan laman pusat informasi terkait ekspor impor yakni www.exim.kemendag.go.id.
           Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang juga hadir dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, TEI 2019 merupakan komitmenya untuk mendorong kinerja perdagangan Indonesia. Enggartisto berharap, kinerja TEI seperti total transaksi yang terjadi bisa mengalami peningkatan dari tahun yang sebelumnya. Targetnya lebih dari 35.000 eksportir, importir, dan mudah-mudahan dapat mencapai total transaksi ekspor dan investasi dengan Target meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya," ujar Enggartiasto.
         Sedangkan  industri alas kaki ada 6 (enam) perusahaan anggota APRISINDO yang ikut dalam kegiatan pameran TEI ini, diantaranya PT. Teguh Murni Perdana, PT. Mario Minardi Indonesia, PT. Venamon, PT. Bali Mukti Shoe Factory, PT. Mainest Gaya Kreatif,  dan PT. Queen Pacific Suksesabadi. Pada penyelenggaraan TEI 2019 kali ini adalah bahwa, penyelenggaraan yang berdekatan dengan agenda politik nasional mempengarui terhadap kunjungan buyer asing. Sejumlah peserta exhibition mengeluhkan penurunan jumlah kunjungan buyer dari mancanegara, sejumlah peserta menduga aksi demonstrasi besar dan agenda pelantikan Presiden terpilih menjadi salah satu penyebab menurunnya kunjungan pada tahun ini (R)