Title
Pameran Indo Leather & Footwear (ILF) tahun 2018
Ditulis oleh Aprisindo   
Kamis, 07 Juni 2018 06:33
Indo Leather & Footwear tahun 2018 merupakan pameran mesin  berteknologi, sepatu, kulit dan produk kulit, komponen, assesories, garmen, pakaian & fashion terbesar di Indonesia yang diselenggarakan PT. Kristamedia Pratama yang didukung oleh APRISINDO dan APKI. Pameran kali ini memasuki tahun ke 13 diselenggarakan pada tanggal 3-5 Mei 2018 di JIExpo Kemayoran Jakarta.
         APRISINDO sebagai asosiasi yang mewadai lebih dari 250 anggota industri persepatuan, menaruh harapan kepada ILF agar acara ini diselanggarakan secara berkesinambungan dan dapat menjadi wadah pertemuan antara penjual dan pembeli sehingga pada gilirannya bisa menjadi kesepakatan bisnis, hal tersebut disampaikan oleh ketua Umun APRISINDO Bapak Eddy Widjanarko dalam sambutan pembukaan Pameran ILF 2018.
       Lebih lanjut Bapak Eddy menyampaikan, Indonesia mempunyai potensi yang besar sebagai  produsen sepatu  didunia jika pemerintah selalu mendukung  industri alas kaki, terlebih saat ini  infrastuktur yang sedang dibangun pemerintah cukup membantu industri alas kaki. Pada tahun 2017 industri alas kaki mampu memberikan devisa untuk negara melalui ekspornya mencapai USD 4,8 milyar dan mampu memberikan lapangan kerja sebesar 650.000 orang, maka potensi kontribusi alas kaki terhadap perekonomian nasional akan menjadi lebih besar jika mendapatkan dukungan yang kuat dan tepat dari pemerintah.
       Sementara menurut Direktur Industri Kecil dan Menengah, Kementerian Perindustrian Gatih Wibawaningsih dalam sambutanya menyampaikan, bahwa Indonesia sudah sejak lama dikenal sebagai negara produsen alas kaki, kulit serta tekstil dipasar Internasional, sektor ini mengambil peran yang cukup besar dalam mendukung perekonomian nasional, untuk itu dengan adanya Pameran Indo Leather & Footwear 2018 ini diharapkan akan dapat mendorong industri alas kaki dan kulit untuk semakin berkembang dan kementerian perindustrian juga mendukung dan semoga acara ILF 208 dapat berjalan sesuai dengan harapan.   
      Dukungan Pemerintah dengan diselenggarakannya Pameran ILF 2018 juga diberikan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, hal tersebut dengan kehadiran Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta, yang sekaligus membuka acara pameran berasama, Ibu Gatih Wibawaningsih, Bapak Eddy Widjanarko, Bapak Daud D. Salim serta para Ketua Asosiasi, dan dari Italian Trade yang dilanjutkan dengan kunjungan ke stand-stand peserta pameran oleh para pejabat terkait.    
Selain kegiatan pameran, Indo Leather & Footwear 2018 juga diadakan seminar, fashion show, business metting APRISINDO dan APKI, pres conference APRISINDO, business lunch, pelatihan pembuatan tas dan lainnya.    Pada ILF tahun 2018 ini ada 13 anggota Apsisindo yang mengikutinya, diantaranya Agung Sanjaya, Alvin Parker, UD. Anugrah Kreasi, PT. Avanti Ragam Sukses, PT. Duta Lastindo, PT. Gread Eastern Resins Industri, PT. Gemilang Inti Niaga, PT. Idea Baru Cemerlang, CV. Indo Shoes, Jaya Mulya Sole, CV. Prima Bangun Nusantara, PT. Santos Prima Sukses Tama, PT. Sole Multi Idea.
        Peran Aprisindo sebagai asosiasi, untuk membantu para anggotanya dan juga untuk menysukseskan pameran Indo Leather & Footwear yaitu dengan membuat Lounge yang berfungsi sebagai pusat untuk memberikan informasi kepada para pengunjung dan buyer yang mencari informasi tentang   industri persepatuan serta sebagai tempat bagi anggota yang  melakukan transaksi bisnis dengan buyer, pada lounge ada tiga perusahaan yang berpartisipasi dengan memajang produknya, diantaranya PT. Sepatumas Idaman, PT. Seho Makmur Industri dan PT. Anugrah Prima Perdana. (R)