Title
Untuk Mensukseskan Kegiatan Pameran Dagang Internasional, TPSA buat Panduan
Ditulis oleh Aprisindo   
Senin, 20 Agustus 2018 05:58
APRISINDO dan Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Canada-Indonesia telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pada tanggal 26 Juli 2016 di Jakarta. Salah satu  tujuan dari kerjasama ini adalah untuk meningkatkan ekspor produk alas kaki UKM/IKM Indonesia  ke Kanada.
        Untuk maksud tersebut TPSA telah beberapa kali melakukan rangkean kegiatan untuk mendorong ekspor alas kaki Indonesia ke Kanada, salah satunya melalui pameran dagang, serta mengadakan worshop & pelatihan dan memfasilitasi B to B antara pelaku industri alas kaki dari Indonesia, dengan buyer Kanada.
        Khusus untuk kegiatan pameran dagang  TPSA telah menyusun sebuah panduan yang berjudul “ Guide to Attending and Benefitting from International Trade Shows “ panduan ini disusun untuk membantu pelaku usaha, Kementerian Perdagangan, Asosiasi Usaha, dan pihak-pihak terkait lainnya dalam mengikuti pameran dagang internasioal, khususnya untuk komoditi alas kaki, kopi dan pakaian/tekstil sebagai sector usaha yang dibina oleh TPSA.
         Guna menyempurnakan  panduan tersebut, TPSA Project pada tanggal 8 Agustus 2018 di H. Aryaduta telah mengadakan Focus Group Discussion (FGD), dengan mengundang APRISINDO, API dan Asosiasi Kopi, Serta departemen terkait  di Kementerian Perdagangan, seperti Direktorat  Pengembangan Produk Ekspor, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor,  Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia, untuk mendapat masukan atas rancangan buku panduan  kegiatan pameran dagang internasional baik untuk sektor alas kaki, garmen & tekstil dan kopi.
           Sebagai pembicara pada  FGD tersebut yakni dari TPSA  Bapak Said Fauzan Baabud dan Bapak Liliek Setiawan. Menurut Bapak Said bahwa terbentuknya panduan tersebut merupakan hasil dari pengalaman yang dialaminya selama mengikuti beberapa pameran dagang internasional dibeberapa negara seperti, di Canada, Amerika, China, Jepang dan lainya, sehingga dari pengalaman tersebut terbentuklah panduan ini.  Panduan tersebut menjelaskan serangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh para peserta pameran dagang dari persiapan, dokumen, materi, pelaksanaan kegiatan dan lainnya.  Namun demikian  yang paling utama sebelum mengikiti kegiatan pameran ini adalah apakah kegiatan pameran yang akan diikuti cocok dan sesuai dengan barang yang akan dipamerkan dalam kegiatan tersebut (tepat sasaran). (R)