Title
Penandatanganan Kerjasama Perdagangan dan Investasi APRISINDO dengan FIPC
Ditulis oleh Aprisindo   
Selasa, 07 Maret 2017 06:58
Penandatanganan Kerjasama Perdagangan dan Investasi APRISINDO dengan FIPC 
Pada tanggal 16 Pebruari 2017 telah diadakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Asosiasi  Persepatuan Indonesia (APRISINDO) dengan Busan Economic Promotion Agency Footwear Industrial Promotion Center (FIPC) di kantor Kadin Indonesia Jakarta. Penandatanganan MOU, APRISINDO diwakili Ketua Umum Bapak Eddy Widjanarko dan Footwear Industrial Promotion Center  Mr.  Soon Jong Lee President FIPC dan disaksikan Walikota Busan Mr. Suh Byung-Soo, Ketua Umum Kadin Indonesia Bapak Rosan P. Roeslani, Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka Kemenperin Bapak Muhdori, Ketua Dewan Pembina Aprisindo Bapak Drs. Harijanto dan beberapa Pengurus Aprisindo serta pelaku industri alas kaki dari Korea.  

    Tujuan Nota Kesepahaman ini adalah untuk mempromosikan perdagangan dan investasi di bidang sektor alas kaki, serta untuk mengembangkan kerjasama ekonomi timbal balik yang didasarkan pada prinsip saling menguntungkan, cakupan kegiatan dalam MOU ini antara lain:       
Pertama
. Mempromosikan kerjasama, kolaborasi, dan investasi antara industri alas kaki dan mendorong minat pemerintah untuk sektor alas kaki di kedua negara.
Kedua.  Membangun dan mendorong jalannya komunikasi dan forum reguler untuk pertukaran informasi dan strategi secara terus menerus untuk menunjang tujuan dan tantangan bersama.
Ketiga. Mempromosikan keberlanjutan sektor alas kaki dengan mempromosikan, kepedulian sosial ekonomi dan lingkungan, mengembangkan dan menyediakan untuk partisipasi dalam skema yang ada untuk mencapai tujuan tersebut.     
     Kelompok kerjasama tersebut meliputi, Pengembangan Produk dan Konsultasi Industri; Promosi Ekspor untuk Produk Alas Kaki;  Riset Pasar untuk Promosi Ekspor Produk  Produk; Partisipasi dalam Feshion Show, Sepatu Expo atau kegiatan serupa di Indonesia dan Korea dan Berbagi informasi alas kaki dalam  dan luar negeri, Trend, informasi Pembeli.
      Dalam sambutannya Bapak Eddy menyampaikan, bahwa hubungan dagang Korea dengan Indonesia, khususnya di industri alas kaki sudah sangat lama, bahkan awal mula adanya industri alas kaki bersekala besar di Indonesia merupakan peran serta dari  Korea, yang sebelumnya hanyalah industri bersekala kecil,  dalam perkembangannya saat ini hubungan Korea dengan Indonesia disektor industri alas kaki merupakan babak kedua. Pada tahun 1998, pada saat Indonesia terjadi krisis banyak pelaku industri alas kaki melakukan relokasi pabriknya ke China dan Vietnam, namun seiring berkembangnya ekonomi di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir para  pelaku usaha industri alas kaki dari Korea yang sebelumnya di Vietnam dan China pindah ke Indonesia, untuk itu dengan adanya kerjasama ini akan memberikan wajah baru bagi dunia industri persepatuan ke antara kedua negara karena Industri alas kaki bersekala  besar dari Korea cukup mendominasi industri yang ada di Tanah Air.
      Sedangkan menurut Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Rosan P. Roslani, bahwa industri alas kaki merupakan industri strategis karena mampu menyediakan lapangan kerja yang banyak dan memberikan devisa yang cukup beras, oleh karenanya dengan adanya kerjasama ini diharapkan akan bisa lebih mendorong  tumbuhnya  industri  alas  kaki  di  Indonesia dan Kadin Indonesia juga mendukung dan mendukung dengan terselenggaranya kerjasama tersebut.  Sementara  itu,  dalam sambutannya Mr. Suh Byung-Soo  mengatakan bahwa Indonesia merupakan mitra kerja, khususnya di industri alas kaki yang utama, untuk itu diharapkan dengan adanya kerjasama ini akan lebih mendorong berkembangnya industri alas kaki di antara kedua negara, lebih lanjut  Mr. Suh Byung juga menyampaikan bahwa dulu juga pernah bekerja di Indonesia dan sangat dibantu oleh pengusaha industri alas kaki di Indonesia, khususnya dari  Bapak Drs. Harijanto, untuk itu diharapkan dengan adanya kerjasama ini untuk langkah kedepan lebih jelas dan terarah. Dukungan serupa juga disampaikan oleh wali kota Busan Mr. Suh Byung-Soo. (R)