Dalam upaya mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda di sektor industri alas kaki, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Persepatuan Indonesia Jawa Timur (DPD APRISINDO Jawa Timur) menyelenggarakan Lomba Desain Alas Kaki tingkat nasional yang diikuti oleh para desainer muda dan talenta kreatif dari berbagai kalangan.
Peserta berasal dari pelaku industri alas kaki, mahasiswa universitas, hingga perwakilan instansi. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah karya yang masuk. Hingga batas akhir pendaftaran, panitia menerima 190 karya desain alas kaki dari anak bangsa yang siap bersaing dalam ajang tersebut. Kompetisi ini terbagi dalam enam kategori, yaitu Children Shoes, Lady Leisure, Ladys Boots, Ladys Trendy, Men’s Shoes, dan Sport Shoes. Proses seleksi dilakukan melalui tahapan kurasi yang ketat dan objektif.
Tahap penjurian pertama dilaksanakan pada 28 Februari 2026, di mana para juri menyeleksi ratusan karya hingga terpilih 18 nominasi terbaik. Selanjutnya, para finalis mengikuti Grand Final pada 10 April 2026 untuk memperebutkan posisi juara di masing-masing kategori. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek penting, antara lain kreativitas desain, penggunaan material, estetika atau tampilan, serta kemampuan presentasi para finalis.
Kualitas karya para peserta dinilai oleh enam panel juri yang terdiri dari para ahli di bidang desain, industri, dan akademisi, yaitu Arumi Bachsin Emil Dardak, Eddy Widjanarko, Yongki Komaladi, Livia Marsha Sarengat, Irvan Kristanto, dan Putu Dody Arya Susila. Seluruh proses seleksi dan penjurian dilaksanakan di Universitas Ciputra Surabaya.
Dari hasil penilaian tersebut, akhirnya terpilih 6 (enam) finalis terbaik yang diambil juara 1 (satu) dari masing-masing kategori yang dilombakan. Dari 6 (enam) pemenang lomba tersebut berkesempatan untuk menghadiri acara perlombaan International Footwear Design Competition (IFDC) yang diselenggarakan di Guangzhou, China 20 Mei 2026.
Keikutsertaan para finalis dalam kompetisi internasional ini diharapkan mampu menjadi pendorong kemajuan industri alas kaki nasional. Selain itu, ajang tersebut juga menjadi sarana promosi kreativitas desain alas kaki Indonesia di tingkat global sekaligus memperkuat eksistensi desainer muda Indonesia dalam kompetisi internasional.
DPD APRISINDO Jawa Timur berharap semangat inovasi dan kreativitas yang ditunjukkan para peserta dalam lomba ini dapat terus berkembang, sehingga mampu melahirkan lebih banyak desainer berbakat yang berkontribusi bagi kemajuan industri alas kaki Indonesia.
Pada tahun 2026, APRISINDO pusat mengirimkan 23 karya desain alas kaki anak bangsa dalam lomba International Footwear Design Competition (IFDC) yang akan diselenggarakan di Guangzhou, China. Dari jumlah tersebut 18 karya desain merupakan hasil lomba desain alas kaki DPD APRISINDO yang masuk nominasi, sedangkan 5 lainnya merupakan desain dari PT. Sumber Kreasi Fumiko dari pelaku usaha alas kaki. (redaksi)

