Industri alas kaki Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) berhasil membawa pulang penghargaan dari ajang International Footwear Design Competition (IFDC) 2026 yang diselenggarakan di Guangzhou, China. Keikutsertaan Indonesia dalam kompetisi desain alas kaki bergengsi tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan kualitas desainer tanah air mampu bersaing dengan para perancang terbaik dari berbagai negara.
Pada penyelenggaraan IFDC 2026, Aprisindo mengirimkan sebanyak 23 karya desain alas kaki hasil kreasi desainer Indonesia. Dari puluhan karya yang diikutsertakan tersebut, dua desain berhasil meraih penghargaan dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Penghargaan pertama diraih pada kategori Children Shoes, di mana salah satu desainer asal Jawa Timur berhasil memperoleh gelar Runner Up 2. Sementara itu, penghargaan kedua diraih oleh desainer ternama Indonesia, Yongki Komaladi, yang berhasil menyabet posisi Runner Up 2 pada kategori Ladies Leisure.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan, mengingat tingkat persaingan dalam kompetisi tahun ini sangat ketat. IFDC 2026 diikuti oleh lebih dari 100 desainer dari berbagai negara di kawasan Asia dan anggota organisasi industri alas kaki internasional. Para peserta berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Taiwan, Hong Kong, China, serta sejumlah negara anggota China International Footwear Alliance (CIFA) lainnya.
Ketua delegasi Aprisindo menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras para desainer Indonesia yang terus berupaya menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam setiap karya. Menurutnya, penghargaan yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para pemenang, tetapi juga menjadi motivasi bagi industri alas kaki nasional untuk terus meningkatkan kualitas desain dan daya saing di pasar global.
Selain berpartisipasi sebagai peserta, Aprisindo juga mendapat kehormatan untuk terlibat langsung dalam proses penilaian kompetisi. Dalam ajang tersebut, Aprisindo menjadi salah satu anggota dewan juri yang diwakili oleh Rani Riniwati, Ketua DPD Aprisindo Jawa Timur. Keterlibatan Indonesia dalam panel juri menunjukkan pengakuan internasional terhadap kompetensi dan pengalaman para pelaku industri alas kaki nasional.
Proses penjurian berlangsung secara profesional dengan melibatkan para ahli dan praktisi industri dari berbagai negara. Dalam kesempatan tersebut, para peserta dari Indonesia juga hadir untuk menyaksikan secara langsung jalannya penilaian sekaligus mengikuti berbagai kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara IFDC 2026. Kehadiran para desainer Indonesia memberikan kesempatan untuk memperluas jaringan internasional, bertukar pengalaman, serta mempelajari tren dan perkembangan terbaru dalam industri alas kaki global.
Partisipasi Aprisindo dalam IFDC 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia di sektor desain alas kaki. Melalui kompetisi internasional seperti IFDC, para desainer Indonesia mendapatkan wadah untuk menunjukkan kemampuan, mengukur kualitas karya mereka di tingkat dunia, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pelaku industri internasional.
Prestasi yang diraih pada tahun ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi dalam bidang desain. Industri alas kaki Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai basis produksi, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan inovasi desain yang mampu bersaing di pasar global.
Dengan keberhasilan meraih dua penghargaan pada IFDC 2026, Indonesia kembali membuktikan bahwa talenta desain nasional memiliki kualitas yang diakui dunia. Aprisindo berharap pencapaian ini dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam industri alas kaki internasional sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak desainer berbakat yang mampu membawa nama bangsa ke panggung global.
“Keberhasilan para desainer Indonesia dalam IFDC 2026 merupakan bukti bahwa kreativitas anak bangsa mampu bersaing dengan desainer dari berbagai negara. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pelaku industri alas kaki nasional untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing di tingkat internasional,” ujar perwakilan Aprisindo usai pengumuman pemenang kompetisi.


